Jumat, 22 Desember 2017
RESIDENT UVIL
RESIDENT UVIL
1)
Seluruh kota sudah dikuasai zombie, kau adalah
salah satu dari sedikit penyintas yang tersisa, kau bersama kedua temanmu
berusaha mencari bantuan. Kau berhasil menghubungi tentara menggunakan radio
telekomunikasi, mereka memberikan titik lokasi penjemputan dan akan segera
datang menjemputmu, namun untuk sampai ke sana kalian harus bertahan dari
serangan zombie yang semakin menggila. Jika kau memilih ke kantor pos pergilah
ke no. 11 / jika kau memilih ke kantor polisi pergilah ke no. 12.
PILIH JALANMU
PILIH JALANMU
1 Kau melihat jam di tanganmu, sudah pukul 00.30.
Kau sedang dalam perjalanan pulang menuju rumah, berjalan sendirian melewati
gang dengan tembok tinggi di kanan dan kirinya, gang ini sepi dan gelap, namun
kau masih bisa melihat jalan yang terbentang lurus ke depan. Tiba – tiba salah
satu penutup got di pinggir jalan terbuka, lalu terlihat sosok hitam merangkak
keluar dari dalamnya, tubuh kurusnya berlumuran kotoran dan berbau sangat
busuk, kini ia tengah menatapmu dengan mata merahnya, lalu tersenyum
menampakkan gigi hitam yang menjijikan, dengan cepat ia berlari menghampirimu...
jika kau memilih untuk memanjat tembok pilih no. 8 / jika kau memilih berbalik
ke belakang dan berlari pilih no. 7.
ARIS IN CREEPYLAND : BAGIAN 6
BAGIAN 6 (TAMAT)
“a..apa yang kau... ti..tidak... tidak mungkin... tidak mungkin dia
Arman... dia itu...” perkataan Aris terpotong saat ia melihat punggung makhluk
itu, ia melihat sesuatu yang sangat familiar, itu adalah tanda lahir yang
terletak di punggung sebelah kirinya, tanda lahir yang sama seperti yang
dimiliki Arman. “A..Arman ? apa benar kau Arman... ?”. Arman hanya tertunduk
lesu, ia tak mampu menatap mata kakaknya. “apa yang terjadi denganmu ? kenapa
kau menjadi seperti ini...?”. Aris mulai meneteskan air matanya, ia senang
karena bisa bertemu dengan adiknya, namun di sisi lain ia tak sanggup menerima
kenyataan bahwa adiknya kini berperawakan seperti monster.
Aris In Creepyland : Bagian 5
BAGIAN 5
“Ahh...disini
kamu rupanya, cepat kembalikan lidahku !” ternyata itu si ‘makhluk peniru’ yang ditemuinya tadi !
“nih...”
jawab sang nenek sambil menjulurkan lidahnya.
“kiii... itu
kan lidahku ! kenapa nenek yang pakai ?”
“biarlah...
kau kan hanya memakan mangsamu bulat – bulat seperti ular, jadi kau tak
membutuhkan lidah ini untuk makan”.
“tapi... itu
kan berpengaruh pada penampilanku... ki..ki..kii...” jawab makhluk itu sok
keren.
“cih... memangnya
wanita mana yang mau melirikmu, baru melihatmu saja mereka sudah kena serangan
jantung !”
RIDDLE : BETAPA MALANG NASIBKU
RIDDLE : BETAPA MALANG NASIBKU
Nasibku
sungguh sial. Aku selalu diinjak – injak oleh orang lain. Mereka selalu
memanfaatkanku untuk mencapai tujuan
mereka sendiri.
Sementara di
sana, aku melihat tubuh ibuku disentuh, diraba dan dipegang – pegang orang
banyak yang tak kukenal, ia hanya bisa pasrah diperlakukan seperti itu.
Selasa, 12 Desember 2017
Minggu, 10 Desember 2017
ARIS IN CREEPYLAND : BAGIAN 4
BAGIAN 4
Aris
merasa harus menyelamatkan kepala – kepala itu, biar bagaimanapun mereka masih
terlihat seperti manusia di mata Aris. Segera ia memungut beberapa batu dan
melemparkannya ke arah goblin – goblin itu. “SHAAA...!!!” goblin itu mendesis
tanda tak suka, namun melihat Aris yang terus melempari batu sambil berteriak
seperti orang kesurupan membuat para goblin itu pergi meninggalkan kepala –
kepala yang sudah mereka kumpulkan. Aris khawatir goblin – goblin itu akan
kembali lagi, maka ia pindahkan kepala – kepala itu di tempat lain yang lebih
aman dan tersembunyi, sebenarnya Aris tidak punya waktu untuk melakukan ini,
tapi ia tak bisa meninggalkan mereka begitu saja tanpa perlindungan.
Jumat, 08 Desember 2017
Rabu, 06 Desember 2017
RIDDLE : MALAM HARI DI TROTOAR
RIDDLE : MALAM HARI DI TROTOAR
Aku sedang
berdiri di pinggir jalan menunggu jemputan. Jalan ini sangat sepi saat malam
hari seperti ini. Disepanjang trotoar tempatku berdiri terdapat 6 buah lampu
jalan, namun hanya 4 lampu saja yang menyala, dari ujung jalan hanya lampu
urutan no. 1, 2, 3 dan 5 saja yang menyala.
Selasa, 05 Desember 2017
ARIS IN CREEPYLAND : BAGIAN 3
BAGIAN 3
Sosok itu terlihat seperti
manusia yang dalam keadaan telanjang namun kulitnya berwarna pucat keabu –
abuan seperti mayat, berkepala botak dengan bulu – bulu halus yang tumbuh tidak
beraturan, dan berdiri dengan 4 kaki seperti monyet. Mata besarnya yang menyala
dalam kegelapan membuat Aris bergidik ngeri saat melihatnya. Secara perlahan
makhluk itu keluar dari balik pohon dan merangkak mendekati Aris.
Minggu, 03 Desember 2017
Sabtu, 02 Desember 2017
Jumat, 01 Desember 2017
ARIS IN CREEPYLAND : BAGIAN 2
BAGIAN 2
Aris yang sudah ketakutan setengah mati masih berusah berfikir jernih.
“mungkin ada
binatang yang terjebak di sana” begitu pikirnya.
Ia berusaha
tidak memperdulikannya dan melanjutkan berjalan menuju rumah. Disaat imajinasi
liarnya mulai bermunculan, suara itu pun berhenti. Lalu terdengar suara
“KHUU..KHUU...” suara serak seperti orang tertawa itu membuat bulu di sekujur tubuh Aris
merinding. Dengan segera Aris berlari secepat yang ia bisa, menutup pintu,
menuju kamar, lalu bersembunyi di balik selimut disamping adiknya yang sedang
asyik dibuai mimpi.
Selasa, 28 November 2017
RIDDLE : TUKANG DAGING
RIDDLE : TUKANG DAGING
Level : Gampang
Aku seorang
tukang daging, aku sudah terbiasa memotong – motong bagian tubuh hewan. Hari
ini di toko, banyak potongan – potongan daging yang terlihat kacau. Beginilah
akibatnya bila bekerja dengan terburu – buru, apalagi dagingnya langsung
dimasukkan ke dalam kardus dan ditaruh di tempat yang tersembunyi. Lama
kelamaan akan rusak dan berbau busuk.
Senin, 27 November 2017
ARIS IN CREEPYLAND : BAGIAN 1
BAGIAN 1
By: Mu Id
Aris, seorang
remaja 14 tahun, berkunjung ke rumah neneknya yang berlokasi di sebuah desa yang agak terpencil. Ini adalah kunjungan
pertamanya kesana semenjak ia lahir. Maklum, Aris dan keluarganya tinggal jauh
di luar pulau, belum lagi akses ke rumah neneknya yang masih minim, membuat
perjalanan ini memakan waktu hingga 4-5 hari. Aris cukup antusias dengan
kunjungannya kali ini, karena biasanya ia hanya menghabiskan waktu selama
liburan panjang di rumah saja. Namun ia tidak tahu apa yang akan dialaminya
disana... mungkin tidak akan bisa ia lupakan seumur hidupnya.
RIDDLE : SAUDARA KEMBAR
RIDDLE : SAUDARA
KEMBAR
Level : Gampang
Aku mempunyai saudara kembar. Kemanapun dan dimanapun kami
selalu bersama. Kami berdua sangat mirip namun saling berlawanan.bagaimana ya
menjelaskannya... begini, bayangkan kau berada di depan sebuah cermin saat kau
tengah memakai jam di tangan kirimu, maka kau akan melihat bayanganmu di cermin
sedang memakai jam di tangan kanannya. Seperti itulah kira – kira.
Langganan:
Postingan (Atom)



























