Minggu, 29 September 2019

3 tales in 1

1. Gerbang Pemakaman

Hari telah menginjak tengah malam saat seorang petugas polisi berjalan melewati sebuah pemakaman tua yang terbengkalai. Gerbang pemakaman terbuka lebar, menggodanya untuk melirik sejenak. Ia merasa melihat sesuatu bergerak di kegelapan. Tiba-tiba tampak sesuatu berwarna putih melayang dengan cepat menghampiri si polisi. Ia segera meraih pistolnya dan mulai menembaki penampakan itu.



Keesokan harinya, sang polisi ditemukan tewas di depan pemakaman. Jasadnya terbaring di pinggir jalan. Di salah satu tangannya tergenggam sebuah pistol, sementara tangan satunya memegangi dada. Ia tewas akibat serangan jantung. Di dekat jasadnya juga ditemukan selembar kertas koran lama dengan beberapa lubang bekas tembakan.

2. Pembantaian di Tahun Baru

Insiden mengerikan terjadi di sebuah kota kecil di Rusia pada tanggal 31 Desember. Sebuah keluarga tengah mempersiapkan pesta tahun baru di rumahnya. Sang ayah sedang menyetrika baju di ruang tengah, sementara sang ibu di dapur memotong sosis dan kubis. Putera mereka yang masih kecil berlarian di dalam rumah sambil memegang sebuah gunting. Hal ini tentu mengganggu orang tuanya yang tengah sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Tiba-tiba, tanpa sengaja si bocah menubruk ibunya, hingga gunting yang dipegang sang anak menancap di bagian belakang kaki sang ibu. Ia terjatuh ke belakang, dan pisau pun terlepas dari genggaman. Si anak yang tepat berada di bawah ibunya tak bisa menghindar saat pisau jatuh menancap ke dada dan menusuk jantungnya. Ia tewas seketika.

Sang ibu berteriak histeris, membuat sang ayah terkejut dan berlari menghampiri ke ruang dapur. Saat ia melihat anaknya terbaring bersimbah darah di lantai dapur, amarahnya seketika memuncak, lalu dengan kalap menghantamkan setrika ke kepala istrinya. Saat kesadarannya kembali, sang ayah menyesali apa yang telah diperbuatnya. Ia pun pergi keluar, lalu mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di sebuah pohon.

Polisi akhirnya tiba di TKP yang mengerikan itu. Mereka pun menangkap si gunting pembawa masalah, lalu menjatuhinya hukuman tujuh tahun penjara.

3. Sang Pemburu

Dua orang pemburu tengah menjelajah di sebuah hutan, saat salah satu dari mereka tiba-tiba ambruk ke tanah. Ia terbaring tak bergerak dan tampak sudah tidak bernafas. Kelopak matanya pun terbuka lebar. Pemburu satunya segera mengambil ponsel dan menelepon bantuan darurat.

Saat operator menjawab panggilan, dengan panik si pemburu berteriak, “Temanku tiba-tiba tewas! Apa yang harus kulakukan?!”

Si operator coba menenangkan pria pemburu itu. Dengan suara lembut, ia berkata, “Tenanglah. Aku akan membantumu. Pertama-tama, mari kita pastikan keadaannya, apakah dia benar-benar sudah tewas?”

Untuk beberapa saat tak terdengar suara dari seberang telepon. Lalu, si operator mendengar suara tembakan.

“Oke,” ujar si pemburu, “sudah kupastikan, selanjutnya apa?”

Tamat



Tidak ada komentar:

Posting Komentar